Perlindungan Asuransi Marine Cargo Dalam Pengiriman Barang

Perlindungan Asuransi Marine Cargo Dalam Pengiriman Barang

Jika anda ada pelaku usaha di bidang export import barang maka istilah free on board mungkin pernah anda dengar dalam dokumentasi pengiriman import ataupun eksport barang.

Pengiriman barang itu keluar negeri untuk suatu produk lokal dari indonesia biasanya pembeli atau buyer mensyaratkan adanya kewajiban megunakan asuransi pengiriman barang atau kita kenal dengan asuransi marine cargo.

 

Polis ini cocok untuk usaha usaha seperti :

  • Importir/eksportir
  • Perusahaan logistik atas nama pelanggan mereka
  • Freight forwarder atas nama pelanggan mereka
  • Produsen
  • Pembeli dan penjual lain yang terlibat dalam perdagangan internasional dan/atau lokal

Nah sebenarnya apa saja jaminann perlindungan jenis jenis pengiriman barang ini dalam polis ini :

Resiko resiko yang secara umum di jamin dalam polis asuransi ini 

  • Kerugian akibat kerusakan alat pengangkutan seperti terbakar, 
  • tenggelam, 
  • terbalik, 
  • dan lain-lain; 
  • Pembuangan barang-barang ke laut untuk penyelamatan kapal; 
  • Pembongkaran barang di pelabuhan darurat; 
  • Biaya penyelamatan; 
  • Dan lain-lain tergantung dari jenis pertanggungannya.

Resiko di bagi dalam 3 

  1. Bahaya atau resiko di laut.

adalah bahaya-bahaya yang timbul/terjadi diatas laut itu sepeti Kandas, Tenggelan, Kebakaran, Tabrakan atau Peledakan (Sunk, Stranded, Burnt, Collosion, Explosion) yang sering disingkat menjadi S.S.B.C.E..

       2. Perils of the Sea.

adalah bahaya-bahaya yang timbul/terjadi karena sifat dari laut itu sendiri.

Seperti : Badai, Gelombang, Earthquake, typhoon,cuaca buruk, masuknya air kedalam palka/tempat penyimpanan barang.

       3. Extraneous Perils.

adalah bahaya-bahaya/risiko ekstra, diluar Perils on the sea maupun of the Sea. Seperti : Theft, Robbery, Pilferage, Gancu, dll.

Jenis jenis jaminan asuransi dalam polis asuransi ini, kalo di asuransi mobil kita mengenal ada jenis pelinduungan All risk atau comprehensive dan TLO atau total loss only di asuransi marine cargo ada 3 jenis jaminan perlidungan pilihan sbb:

  1. Jaminan ICC "C" atau lebih di kenal dengan institute cargo clause "C"

Selama pengangkutan, barang dimungkinkan akan mengalami kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh risiko-risiko sebagai berikut:

  • Kehilangan atau kerusakan akibat : 
    • Kebakaran atau peledakan
    • Kapal terdampar, kandas, tenggelam atau terbalik
    • Alat angkutan darat terbalik atau keluar rel
    • Pembongkaran muatan di pelabuhan darurat 
  • Menjamin kerugian akibat : 
    • General average (kerugian umum yang ditanggung bersama)
    • Jettison (pembuangan sebagian barang ke laut apabila kapal dalam keadaan bahaya dengan maksud menyelamatkan kapal sehingga dapat melanjutkan perjalanan)

       2. ICC B, selain menjamin semua kerugian-kerugian pada ICC C, juga menjamin:

  • Kerugian akibat gempa bumi dan letusan gunung berapi
  • Kerugian akibat washing overboard (terbuangnya sebagian barang secara tidak sengaja)
  • Masuknya air laut/sungai/danau ke dalam tempat penyimpanan barang
  • Kerusakan total loss untuk setiap bungkusan (package) pada saat bongkar muat

       3. ICC A menjamin semua kerugian sesuai ICC B dan kerugian akibat extraneous risk. 

 

Perluasan jaminan asuransi ini pada umumnya sbb :

Perluasan jaminan yang paling sering dipakai dalam asuransi pengangkutan barang adalah sebagai berikut:

Institute War Clauses (Cargo) 1.1.09

Institute Strikes Clauses (Cargo) 1.1.09

Institute War Clauses (Air Cargo) 1.1.09

Institute Strikes Clauses (Air Cargo) 1.1.09

 

  • Kerugian yang disengaja oleh tertanggung
  • Kebocoran
  • Susut atau keausan yang wajar
  • Kerugian/kerusakan akibat pengemasan yang tidak memadai
  • Akibat dari sifat barang itu sendiri
  • Akibat dari keterlambatan
  • Akibat keuangan yang buruk dari pemilik, manajer, penyewa atau operator kapal
  • Tindakan salah atau sengaja yang dilakukan oleh orang lain
  • Penggunaan senjata perang, senjata atom/nuklir atau reaksi radioaktif 

 

Asuransi ini tidak menanggung :

  1. Kerugian/kehilangan/kerusakan atau pengeluaran yang dapat dianggap sebagai akibat perbuatan/kesalahan yang disengaja oleh Tertanggung.

  2. Kebocoran biasa, penyusutan biasa dalam ukuran berat atau volume atau sobek atau aus yang biasa atas barang yang dipertanggungkan.

  3. Kerugian/kehilangan atau pengeluaran yang disebabkan oleh kurang baiknya atau kurang sempurnanya pengepakan atau persiapan barang yang dipertang-gungkan (khusus untuk klausula 4.3 “Pengepakan” berarti pemuatan barang ke dalam container atau kereta angkut tapi hanya kalau pemuatan tersebut dilak-sanakan sebelum berlakunya asuransi ini atau oleh Tertanggung atau pegawai mereka).

  4. Kerugian/kehilangan/kerusakan atau pengeluaran biaya yang disebabkan oleh cacat atau perubahan sifat barang yang dipertanggungkan.

  5. Kerugian/kehilangan/kerusakan atau pengeluaran atau yang hampir bersamaan dengan itu disebabkan oleh suatu keterlambatan, walaupun keterlambatan itu disebabkan oleh bahaya (risk) yang termasuk dalam pertanggungan (kecuali untuk pengeluaran yang dapat dibayarkan menurut pasal 2 diatas)

  6. Kerugian/kehilangan/kerusakan atau pengeluaran yang disebabkan oleh ketidak-mampuan membayar atau kebangkrutan pemilik, manager, pencarter atau operator kapal laut.

  7. Kerugian/kehilangan/kerusakan atau pengeluaran yang disebabkan oleh peng-gunaan senjata untuk perang yang menggunakan bagian dan/atau campuran atom atau nuklir atau reaksi semacamnya atau kekuatan atau unsur yang mengandung radio aktif.

  8. Pengrusakan atau Pemusnahan barang-barang yang dipertanggungkan atau bagian darinya sebagai akibat oleh perbuatan kesenggajaan dari orang atau orang-orang. (hanya berlaku bagi ICC ”B” dan ICC ”C” saja)

 

Asuransi ini tidak menanggung kerugian atau kerusakan yang ditimbulkan oleh :

  1. Ketidak-laikkan kapal atau alat angkut untuk berlayar, tidak sempurnanya kapal atau alat angkut container atau lifvan untuk keselamatan pengangkutan barang yang dipertanggungkan. Dimana Tertanggung atau petugas mereka mengetahui ketidak-laikkan atau ketidak-sempurnaan kapal untuk berlayar pada saat barang yang dipertanggungkan dimuat kedalam kapal tersebut.

  2. Perusahaan asuransi berhak menolak jaminan mengenai kelayakan atau kesempurnaan kapal untuk mengangkut barang yang dipertanggungkan ketempat tujuan kecuali kalau Tertanggung atau petugasnya mengetahui adanya ketidak-laikkan atau ketidak sempurnaan kapal tersebut.

 

Asuransi ini tidak menanggung kerugian/kehilangan atau kerusakan yang disebabkan oleh :

  1. Perang, perang saudara, pemberontakan, huru hara atau kekacauan dan akibatnya dalam masyarakat atau setiap tindakan permusuhan oleh atau terhadap kekuatan militer.

  2. Penangkapan, penahanan, penguasaan atau pembatasan (kecuali oleh pembajakan), dan akibatnya atau setiap usaha untuk itu.

  3. Rusak sebagai akibat terkena ranjau, torpedo, bom atau terkena alat perang lainnya.

 

Asuransi ini tidak menanggung kerugian/kehilangan/kerusakan atau pengeluaran :

 

 

  1. Yang disebabkan oleh pemogokan, larangan bekerja bagi karyawan, atau adanya orang-orang terlibat dalam gangguan perburuhan, kekacauan, atau huru-hara dalam masyarakat.

  2. Sebagai akibat dari pemogokan, larangan bekerja bagi karyawan, gangguan dalam perburuhan, kekacauan atau huru-hara dalam masyarakat.

  3. Yang disebabkan oleh teroris atau orang-orang yang bertindak dengan motif politik.

Data-data yang harus diberikan untuk mengasuransikan dalam Marine Cargo Insurance:

 

  1. Nama dan alamat tertanggung
  2. Bidang usaha tertanggung
  3. Nama barang dan nilai barang yang diasuransikan
  4. Packaging dan alat transaportasi yang digunakan
  5. Rute perjalanan dan waktu keberangkatan
  6. Luas pertanggungan yang diinginkan
  7. Frekuensi pengiriman barang dalam kurun waktu 1 tahun dan nilai maksimum tiap pengiriman 
  8. Anda dapat mengajukan permintaan asuransi marine cargo secara online di menu perusahaan